6 TABI’AT LUHUR ORANG IMAN

RUKUN, KOMPAK, KERJA SAMA YANG BAIK, JUJUR, AMANAH DAN MUJHID MUZHID

1. RUKUN
Tidak punya unek-unek jelek, dengki, iri hati kepada sesama orang iman Supaya saling mengasihi, bantu membantu dalam kebaikan, tolong menolong, kuat memperkuat dan saling mendo’akan yang baik. Kalau bertamu sesama Orang Iman diusahakan dengan wajah yang ceria Sabda Rasulullah صلىالله عليه وسلم : TAROL MUKMININA FI TARO HUMIHIM WATAWADDIHIM WATHOATUFIHIM KAMASTALIL JASADI ITSAS TAKA UDHWAN TADA’ALAHU SAIRU JASADIHI BISSAHARI WALHUMMA. (Rowahu Bukhori) = Engkau (lukman) melihat orang-orang iman didalam kasih sayang mereka, saling menyenangkan mereka, dan saling mengasihi mereka sebagai satu tubuh, ketika satu anggota badannya sakit maka seluruh tubuh ikut merasakan sakit tidak bisa tidur dan demam.

INFAQ PEMBELAAN (RIZKI) BID’AH ?

Akhir-akhir ini masalah infaq pembelaan menjadi isu yang hot di kalangan mereka yang memusuhi jamaah, akibatnya ada diantara sedulur yang kemudian pangling dan ikut ragu-ragu kemudian bahkan anti terhadapa ijtihad infaq pembelaan tersebut.
Pada artikel ini saya berusaha memberi sedikit penjelasan tentang hakekat infaq pembelaan fi Sabilillah atau yang dikenal dengan istilah infaq persenan.

TA’RIF INFAQ

Menurut Lughat :
Infaq berasal dari kata ( أنفق ) anfaqa yang berarti ‘mengeluarkan sesuatu (harta) untuk kepentingan sesuatu’,

BAB MAHROM Siapa Mahrom Kita???

Pertama : (ibu-ibu kalian). Ibu dalam bahasa arab artinya setiap yang nasab lahirmu kembali kepadanya.

Defenisi ini akan mencakup :

1. Ibu yang melahirkanmu.
2. Nenekmu dari ayah maupun dari Ibumu.
3. Nenek ayahmu dari ayah maupun ibunya.
4. Nenek ibumu dari ayah maupun ibunya.
5. Nenek buyut ayahmu dari ayah maupun ibunya.
6. Nenek buyut ibumu dari ayah maupun ibunya.
7. dan seterusnya ke atas.

Beberapa Keutamaan Hari Jum’at

1. Hari paling utama di dunia

Ada beberapa peristiwa yang terjadi pada hari jum’at ini, antara lain:

Allah menciptakan Nabi Adam ‘alaihissallam dan mewafatkannya.
Hari Nabi Adam ‘alaihissallam dimasukkan ke dalam surga.
Hari Nabi Adam ‘alaihissallam diturunkan dari surga menuju bumi.
Hari akan terjadinya kiamat.

Benarkah Warga LDII yang Perempuan Tidak Boleh Ziarah Kubur?

Benar sekali. Warga LDII merasa berkewajiban untuk mengamalkan seluruh aktivitas ibadah sesuai dengan ilmu yang telah sampai pada mereka, termasuk orang perempuan tidak diperkenankan untuk berziarah ke kuburan dalam rangka ta’at kepada Rosul (kalau tidak mau ta’at kepada Rosulalloh lalu mau ta’at kepada siapa?), berdasar pada Hadits yang di riwayatkan oleh Abi Huroiroh dalam Hadits Sunan Tirmidzi Kitab Janaaiz, yang artinya: “Sesungguhnya Rosulallohi Shollallohu ‘Alaihi Wasallam melaknati/ mengutuk perempuan-perempuan yang ziarah ke kuburan-kuburan”.

Benarkah Warga LDII Menganggap Rokok Harom?

Benar. Karena, merokok adalah merupakan pintu gerbang dari narkoba dan mubadzir (pemborosan) menurut Alloh, karena merokok menimbulkan banyak kemudhorotan / bahaya bagi pengguna aktif maupun pengguna pasif. Mubadzir berarti termasuk perbuatan syetan.

                Membeli rokok termasuk memubadzirkan harta, yaitu menggunakannya untuk sesuatu yang tidak memberikan manfaat, bahkan sama dengan membeli racun yang sangat membahayakan. Alloh telah melarang tabdzir (membelanjakan harta pada hal-hal yang tidak berfaedah alias hanya pemborosan). Sebagaimana Alloh Ta’alaa telah berfirman dalam Al-Qur’an, Surat Al-Isro’/Bani Isroo’il, No. Surat: 17, Ayat: 26-27, yang artinya: “Dan berikanlah kepada keluarga-keluarga yang dekat akan haknya, kepada orang miskin dan orang yang dalam perjalanan dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros”.

Benarkah Penghuni Neraka Paling Banyak Kaum Wanita?

Benar. Tapi, sebagai kaum wanita sholehat tidak perlu cemas, berkecil hati, merasa rendah, seolah-olah dinomor duakan. Coba  kita perhatikan Al-Qur’an  Surat Al-Hujurot No. Surat: 49, Ayat: 13, Alloh berfirman :
Yang Artinya : “Sesungguhnya orang yang paling mulia (di antara) kalian di sisi Alloh ialah orang yang paling taqwa (diantara) kalian”.

Dan di dalam hadits riwayat Imam Ahmad dan Thobroni, Rosulullohi Shollallohu ‘Alaihi Wasallam bersabda :
Yang artinya: “Ketika seorang wanita sudah mengerjakan sholatnya yang lima waktu, dan sudah mengerjakan puasanya bulan Romadhon, dan sudah bisa menjaga farji (kemaluan) nya, dan sudah bisa tho’at kepada suaminya. Maka di katakan padanya “masuklah kamu ke surga dari pintu mana yang kamu kehendaki!”