"SIKSA KUBUR"

"SIKSA KUBUR"


Dua Hadits yang menceritakan tentang siksa kubur, masih ada orang yang berpendapat bahwa siksa kubur tidak ada, ini haditsnya

حَدَّثَنَا عَيَّاشٌ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْأَعْلَى حَدَّثَنَا سَعِيدٌ قَالَ وَقَالَ لِي خَلِيفَةُ حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ زُرَيْعٍ حَدَّثَنَا سَعِيدٌ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَنَسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ
عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الْعَبْدُ إِذَا وُضِعَ فِي قَبْرِهِ وَتُوُلِّيَ وَذَهَبَ أَصْحَابُهُ حَتَّى إِنَّهُ لَيَسْمَعُ قَرْعَ نِعَالِهِمْ أَتَاهُ مَلَكَانِ فَأَقْعَدَاهُ فَيَقُولَانِ لَهُ مَا كُنْتَ تَقُولُ فِي هَذَا الرَّجُلِ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَيَقُولُ أَشْهَدُ أَنَّهُ عَبْدُ اللَّهِ وَرَسُولُهُ فَيُقَالُ انْظُرْ إِلَى مَقْعَدِكَ مِنْ النَّارِ أَبْدَلَكَ اللَّهُ بِهِ مَقْعَدًا مِنْ الْجَنَّةِ قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَيَرَاهُمَا جَمِيعًا وَأَمَّا الْكَافِرُ أَوْ الْمُنَافِقُ فَيَقُولُ لَا أَدْرِي كُنْتُ أَقُولُ مَا يَقُولُ النَّاسُ فَيُقَالُ لَا دَرَيْتَ وَلَا تَلَيْتَ ثُمَّ يُضْرَبُ بِمِطْرَقَةٍ مِنْ حَدِيدٍ ضَرْبَةً بَيْنَ أُذُنَيْهِ فَيَصِيحُ صَيْحَةً يَسْمَعُهَا مَنْ يَلِيهِ إِلَّا الثَّقَلَيْنِ

Telah menceritakan kepada kami ['Ayyasy] telah menceritakan kepada kami ['Abdul A'laa] telah menceritakan kepada kami [Sa'id] berkata; dan telah berkata, kepadaku [Khalifah] telah menceritakan kepada kami [Yazid bin Zurai'] telah menceritakan kepada kami [Sa'id] dari [Qatadah] dari [Anas radliallahu 'anhu] dari Nabi Shallallahu'alaihiwasallam bersabda : "Jika suatu jenazah sudah diletakkan didalam kuburnya dan teman-temannya sudah berpaling dan pergi meninggalkannya, dia mendengar gerak langkah sandal sandal mereka, maka akan datang kepadanya dua malaikat yang keduanya akan mendudukkannya seraya keduanya berkata, kepadanya: "Apa yang kamu komentari tentang laki-laki ini, Muhammad Shallallahu'alaihiwasallam ?". Maka jenazah itu menjawab: "Aku bersaksi bahwa dia adalah hamba Allah dan utusanNya". Maka dikatakan kepadanya: "Lihatlah tempat dudukmu di neraka yang Allah telah menggantinya dengan tempat duduk di surga". Nabi Shallallahu'alaihiwasallam selanjutnya berkata,: "Maka dia dapat melihat keduanya". Adapun (jenazah) orang kafir atau munafiq akan menjawab: "Aku tidak tahu, aku hanya berkata, mengikuti apa yang dikatakan kebanyakan orang". Maka dikatakan kepadanya : "Kamu tidak mengetahuinya dan tidak mengikuti orang yang mengerti". Maka kemudian dia dipukul dengan palu godam besar terbuat dari besi diantara kedua telinganya sehingga mengeluarkan suara teriakan yang dapat didengar oleh yang ada di sekitarnya kecuali oleh dua makhluq (jin dan manusia) ". (Shoheh Bukhori 1252)

حَدَّثَنَا عَيَّاشُ بْنُ الْوَلِيدِ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْأَعْلَى حَدَّثَنَا سَعِيدٌ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّهُ حَدَّثَهُمْ
أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ الْعَبْدَ إِذَا وُضِعَ فِي قَبْرِهِ وَتَوَلَّى عَنْهُ أَصْحَابُهُ وَإِنَّهُ لَيَسْمَعُ قَرْعَ نِعَالِهِمْ أَتَاهُ مَلَكَانِ فَيُقْعِدَانِهِ فَيَقُولَانِ مَا كُنْتَ تَقُولُ فِي هَذَا الرَّجُلِ لِمُحَمَّدٍ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَمَّا الْمُؤْمِنُ فَيَقُولُ أَشْهَدُ أَنَّهُ عَبْدُ اللَّهِ وَرَسُولُهُ فَيُقَالُ لَهُ انْظُرْ إِلَى مَقْعَدِكَ مِنْ النَّارِ قَدْ أَبْدَلَكَ اللَّهُ بِهِ مَقْعَدًا مِنْ الْجَنَّةِ فَيَرَاهُمَا جَمِيعًا قَالَ قَتَادَةُ وَذُكِرَ لَنَا أَنَّهُ يُفْسَحُ لَهُ فِي قَبْرِهِ ثُمَّ رَجَعَ إِلَى حَدِيثِ أَنَسٍ قَالَ وَأَمَّا الْمُنَافِقُ وَالْكَافِرُ فَيُقَالُ لَهُ مَا كُنْتَ تَقُولُ فِي هَذَا الرَّجُلِ فَيَقُولُ لَا أَدْرِي كُنْتُ أَقُولُ مَا يَقُولُ النَّاسُ فَيُقَالُ لَا دَرَيْتَ وَلَا تَلَيْتَ وَيُضْرَبُ بِمَطَارِقَ مِنْ حَدِيدٍ ضَرْبَةً فَيَصِيحُ صَيْحَةً يَسْمَعُهَا مَنْ يَلِيهِ غَيْرَ الثَّقَلَيْنِ

Telah menceritakan kepada kami ['Ayyasy bion Al Walid] telah menceritakan kepada kami ['Abdul A'laa] telah menceritakan kepada kami [Sa'id] dari [Qatadah] dari [Anas bin Malik radliallahu 'anhu] bahwasanya dia menceritakan kepada mereka bahwa Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda: "Jika seorang hamba (jenazahnya) sudah diletakkan didalam kuburnya dan teman-temannya sudah berpaling dan pergi meninggalkannya dan dia dapat mendengar gerak langkah sandal sandal mereka, maka akan datang kepadanya dua malaikat yang keduanya akan mendudukkannya seraya keduanya berkata, kepadanya: "Apa yang kamu ketahui tentang laki-laki ini, Muhammad Shallallahu'alaihiwasallam?". bila seorang mu'min dia akan menjawab: "Aku bersaksi bahwa dia adalah hamba Allah dan utusanNya". Maka dikatakan kepadanya: "Lihatlah tempat dudukmu di neraka yang Allah telah menggantinya dengan tempat duduk di surga. Maka dia dapat melihat keduanya".". Qatadah berkata,: "Dan diceritakan kepada kami bahwa dia (hamba mu'min itu) akan dilapangkan dalam kuburnya". Kemudian dia kembali melanjutkan hadits Anas radliallahu 'anhu.: " Dan adapun (jenazah) orang kafir atau munafiq akan dikatakan kepadanya apa yang kamu ketahui tentang laki-laki ini?". Maka dia akan menjawab: "Aku tidak tahu, aku hanya berkata, mengikuti apa yang dikatakan kebanyakan orang". Maka dikatakan kepadanya: "Kamu tidak mengetahuinya dan tidak mengikuti orang yang mengerti". Kemudian dia dipukul dengan palu godam besar terbuat dari besi sehingga mengeluarkan suara teriakan yang dapat didengar oleh yang ada di sekitarnya kecuali oleh dua makhluq (jin dan manusia) ". (Shoheh Bukhori 1285)

copasan dari catatan Om Gindra Gunadi

semoga manfaat dan barokah bagi yang baca.......!!!!!!!!

Bantah-Bantahan Antara Salafi VS Jamaah Muslimin Hizbullah [Part II]

BANTAHAN BUAT ABU AZI dan KAWAN-KAWAN
PERTOLONGAN PADANYA ATAS SYUBHAT KHILAFAH WALI AL FATAH Bagian II

Posted on April 2, 2007 by Abu Salma Mohamad Fachrurozi
Oleh : Abu Salma Mohamad Fachrurozi
 Alhamdulillah, Saya bersyukur masih ada orang-orang di Jama’ah Muslimin (Hizbullah) yang komitmen kepada Sunnah sebagaimana akhuna Abu Azi. Dalam banyak hal beliau sepakat dengan saya sebagaimana ucapannya ”Bahwasanya Dakwah para Nabi hingga Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa alihi wa sallam, selain Kalimatut Tauhid adalah ana Nabiyullah atau ‘abduhu wa rasuluhu, Waasyhadu anna Muhammadun rasulullah, begitu pula masa khulafaur rasyidin dakwah ilallah wa ilaa rasulillah dan juga sistem kekhilafahannya.”

Bantah-Bantahan Salafy VS Jamaah Muslimin Hizbullah [Part I]

BANTAHAN BUAT ABU AZI DAN KAWAN-KAWAN (bagian I)

Alqur’an dan sunnah yang mana ? dipahami oleh siapa ?
Semua kaum msulimin telah sepakat bahwa yang namanya amir, jamak umaro adalah penguasa !
Antumdapat buka kamus cari arti kalimiat berikut :
Umaro, imam, sulthon, wulatul umur, mulkan, dll yang ada dalam hadits-hadits tentang jamaah dan imamam pasti akan anda dapati itu semua berarti penguasa. JAdi telah ma’ruf di kalangan kaum msulimin bahwa ulil amri adalah penguasa.
Ini kebodohon yang bertingkat-tingkat (jahlul murokkab, maaf ini mesti saya ucapkan agar kalian sadar. Berkali-kali saya katakan bahwa Kepemimpinan kaum muslimin telah terpecah semenjak masa abasiyah, dan tidak satu imam ahli hadits dan ahli fikih yang membuat jamaah di bawah tanah seperti wali alfatah.)

Kesalahan Penulisan Kata "Aamiin" dan Salam

Kesalahan penulisan Aamiin Yang sering Terjadi
Dalam Bahasa Arab, ada empat perbedaan kata “AMIN” yaitu :
1. ”AMIN” (aliF dan mim sama-samapendek),artinya AMAN, TENTRAM
2. “AAMIN” (alif panjang & mim pendek),artinya MEMINTA PERLINDUNGAN KEAMANAN
3.”AMIIN” (alif pendek & mim panjang),artinya JUJUR TERPERCAYA
4.“AAMIIN” (alif & mim sama-sama panjang),artinya YA TUHAN, KABULKANLAN DOA KAMI
Terus Bagaimana dengan pengucapan/ Penulisan “ Amien“ ???
Sebisa mungkin untuk yang satu ini (Amien) dihindari, karena ucapan “Amien” yang lazim dilafadzkan oleh penyembah berhala (Paganisme) setelah do ’a ini sesungguhnya berasal dari nama seorang Dewa Matahari Mesir Kuno: Amin-Ra (atau orang Barat menyebutnya Amun-Ra)
HINDARI PENULISAN ASS, ASSKUM, MOHD, MOSQUE, 4JJI, MECCA !!

Inilah 7 Pintu Neraka

Allah berfirman dalam Alqur’an ” Neraka mempunyai 7 pintu,untuk masing2 pintu di huni(sekelompok pendosa yang ditentukan)”,(QS.al hijr ayat 44). Diriwayatkan bahwa ketika jibril turun membawa ayat di atas, Nabi Muhammad memintanya untuk menjelaskan kondisi neraka. Nabi bertanya: “Wahai jibril, jelaskanlah kepadaku tentang neraka?”. Jibril menjawab: “Wahai Nabi, sesungguhnya di dalam neraka itu ada 7 pintu, jarak antara masing-masing pintu sejauh 70 tahun, dan setiap pintu lebih panas dari pintu yang lain”.

Nabi bertanya lagi : “Untuk siapa saja masing-masing pintu neraka itu?” Jibril menerangkan:

6 TABI’AT LUHUR ORANG IMAN

RUKUN, KOMPAK, KERJA SAMA YANG BAIK, JUJUR, AMANAH DAN MUJHID MUZHID

1. RUKUN
Tidak punya unek-unek jelek, dengki, iri hati kepada sesama orang iman Supaya saling mengasihi, bantu membantu dalam kebaikan, tolong menolong, kuat memperkuat dan saling mendo’akan yang baik. Kalau bertamu sesama Orang Iman diusahakan dengan wajah yang ceria Sabda Rasulullah صلىالله عليه وسلم : TAROL MUKMININA FI TARO HUMIHIM WATAWADDIHIM WATHOATUFIHIM KAMASTALIL JASADI ITSAS TAKA UDHWAN TADA’ALAHU SAIRU JASADIHI BISSAHARI WALHUMMA. (Rowahu Bukhori) = Engkau (lukman) melihat orang-orang iman didalam kasih sayang mereka, saling menyenangkan mereka, dan saling mengasihi mereka sebagai satu tubuh, ketika satu anggota badannya sakit maka seluruh tubuh ikut merasakan sakit tidak bisa tidur dan demam.

INFAQ PEMBELAAN (RIZKI) BID’AH ?

Akhir-akhir ini masalah infaq pembelaan menjadi isu yang hot di kalangan mereka yang memusuhi jamaah, akibatnya ada diantara sedulur yang kemudian pangling dan ikut ragu-ragu kemudian bahkan anti terhadapa ijtihad infaq pembelaan tersebut.
Pada artikel ini saya berusaha memberi sedikit penjelasan tentang hakekat infaq pembelaan fi Sabilillah atau yang dikenal dengan istilah infaq persenan.

TA’RIF INFAQ

Menurut Lughat :
Infaq berasal dari kata ( أنفق ) anfaqa yang berarti ‘mengeluarkan sesuatu (harta) untuk kepentingan sesuatu’,